Jumat, 11 September 2015

Belajar Dari Sebuah Cangkir yang Cantik


Cangkir yang cantik adalah hasil tapi untuk menghasilkan cangkir yang cantik butuh proses gan....
Hidup itu proses, seperti sebuah cangkir yang cantik. coba deh lihat cangkir yang cantik... jika seseorang ingin membuat cangkir yang cantik, si cantik semua di buat dari tanah liat, di giling, di banting-banting, setelah itu di bentuk. terkadang sang cangkir merasa kesakitan dan tidak ingin merasakan sakit yang lain lagi namun si pembuat tahu bahwa cangkir tersebut harus melaluinya supaya menjadi cangkir yang cantik.

setelah jadi kemudian si cangkir di panaskan, dibakar, belum selesai sampai disitu, cangkirpun kembali di ukir dan diwarnai agar lebih terlihat menarik....

Begitupun dengan hidup kita....

Ibarat sebuah cangkir yang sedang berproses untuk menjadi lebih indah...
Masalah yang harus diselesaikan...Ujian hidup yang datang silih berganti... dan banyak hal, semua rasa senang, sedih, semuanya adalah menjadi penambah indahnya kehidupan.
Dan hidup adalah memang seperti itu....

Selasa, 04 Maret 2014

Pembacaan Puisi "Burung-burung di Tiang Duka" oleh para akademisi UIN SUKA Yogyakarta



Senin, 03 Maret 2014 telah berlangsung kegiatan pembacaan puisi oleh para Akademisi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara ini berlangsung mulai pukul 09.00-11.30 WIB yang diselenggarakan di Teatrikal Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta.

Acara ini merupakan kegiatan MMPI (Mari Membaca Puisi Indonesia) yang dipelopori oleh Dosen Ilmu Perpustakaan Labibah Zain. Labibah Zain tampil sebagai pemandu acara yang mengantarkan acara ini dari aawal hingga akhir. Puisi-puisi yang dibawakan merupakan puisi karya Ali D' Musyrifa yang telah dikumpulkan dan dibukukan menjadi karya kumpulan puisi "Burung-burung di Tiang Duka"

Acara ini dibuka dengan pembacaan puisi oleh Dosen Fakultas Dakwah yaitu Ibu Evi, yang kemudian dibawakan oleh dosen-dosen dari fakultas lain bahkan Kepala Perpustakaan UIN SUKApun ikut membaca puisi dalam rangka meramaikan acara ini. Selain itu, hadir pula Rektor UIN SUKA Yogjakarta Musa Asya'ri yang tidak hanya sekedar hadir namun ikut juga membaca puisi bahkan tiga buah puisi sekaligus.



Selain itu acara juga dimeriahkan oleh Fira, mahasiswa fakultas FISHUM yang membawakan lagu aransemen dari puisi "Burung-Burung di Tiang Duka". Acara ini berlangsung sangat lancar, antusiasme penontonpun sangat tinggi. Acara ditutup oleh Ali D' Musrifa yang merupakan penulis puisi "Burung-Burung di Tiang Duka" feat Buyung. Closing yang sangat memukai dan membekas dihati penonton.

Selain untuk menunjukan bahwa Akademisi juga bisa membaca puisi, acara ini juga dimaksudkan untuk menggalang dana untuk korban bencana alam yang nantinya akan disalurkan ke LEmbaga Penyalur Peduli Bencana Alam

Minggu, 09 Februari 2014

Gue Bangga jadi PUSTAKAWAN..!!!

Ketika Gue ketemu temen lama pas lagi pulkam nih.. .

Temen : Mbk denger-denger kamu di Yogja?
Gue     : iya, hehe
Temen : Kerja atau kuliah?
Gue     : Kuliah
Temen : Oh, wah keren ya jadi anak kuliahan. Kuliah dimana?
Gue     : UIN, ahh biasa aja :)
Temen : Ambil Jurusan apa?
Gue     : hehe Perpustakaan
Temen : Lhooo???!!! Kenapa gak Bahasa Inggris atau Ekonomi gitu yang keren
Gue     : hehehe Perpustakaan juga keren kog, cuma belum banyak yang tahu aja..

Terus ketika Gue silahturahmi ketempat Guru Gue waktu SMP:
Guru : Katanya Yayah Kuliah di Yogja ya?
Gue  : Iya Bu,
Guru : dimana?
Gue : UIN Bu
Guru : Oh UIN, gak di UGM aja?
Gue  : direkomendasikannya ke UIN Bu..
Guru  : Yayah ngambil Jurusan apa?
Gue  : Perpustakaan Bu, :)
Guru : <kaget> Perpustakaan?? Lho memangnya ada ya jurusan Perpustakaan??
Gue  : <hihh ngece>

dan Gue sempet bingung ketika harus ngejelasin ke Ortu tentang jurusan perpustakaan itu. dan yang paling lebih membuat Gue bingung adalah gimana Gue ngejelasin ke diri Gue sendiri :/ hehe

Perpustakaan? Pustakawan? Ilmu Perpustakaan? haddeuuhh panganan opo kuwi? wkwkwk

Oke lah, Gue bakal jelasin sedikit tentang perpustakaan CS. Perpustakaan menurut UU Perpustakaan NO 43 Tahun 2007 adalah Perpustakaan atau library adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.
Sedangkan pustakawan adalah ya pengelola atau seseorang yang bekerja di Perpustakaan tapi gak cuma itu aja, seorang pustakawan harus memiliki kompetensi dibidangnya yang didapat dari pendidikan formal maupun nonformal, jadi gak sembarangan orang bisa jadi pustakawan.
CS nya perpustakaan yang terakhir adalah pemustaka. seseorang yang memanfaatkan/menggunakan  perpustakaan disebut pemustaka.

yang akan lebih dibahas disini adalah tentang pustakawannya, yupzz seseorang yang bekerja di perpustakaan. Kebanyakan orang memandang sebelah mata terhadap pustakawan, ada yang bilang gak keren lah, kerjanya cuma angkat-angkat n' nata buku lah, banyak lah ungkapan gak enak yang disematkan kepada pustakawan.

Dan ternyata, setelah Gue masuk ke prodi Ilmu Perpustakaan semuanya itu salah bro, ada salah satu sih yang bener. tapi yang pasti tidak semudah itu. yang perlu digaris bawahi adalah perpustakaan sekarang tidak lagi seperti perpustakaan jaman dulu. Perpustakaan sekarang sudah menggunakan otomasi. Apa itu otomasi? Otomasi adalah masuknya Teknologi Komputer dan Informasi ke dalam perpustakaan. Jadi seorang pustakawan dituntut tidak hanya pinter mengkatalog atau mengklasifikasi tapi juga harus menguasai IT. itu yang membuat seorang librarian terlihat keren.

Nah terus seperti judul diatas, bangganya jadi pustakawan apa? kan gajinya juga kecil?

Anda penasaran? Samma, saya juga hehehe (yel-yel Acara Suka-suka UYA)

Tunggu tulisan sayan berikutnya yaa..... :D

Kamis, 13 Desember 2012

MURI Beri Penghargaan Kepada Perpustakaan UIN


Rabu, 05 Desember 2012 11:43 WIB




Sistem perpustakaan menggunakan Radio Frekwensy Identivication (RFID) yang dikembangkan UPT. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,  dianugerahi perhargaan dari Musium Rekor Indonesia (MURI). Pemberian penghargaan akan dilaksanakan, Kamis, 6 Desember 2012, bersamaan dengan diselenggarakannya Seminar Nasional “Akses Perpustakaan dengan Cloud Computing  & Social Networking, bertempat di Gedung Convention Hall Kampus setempat.
Hal itu diampaikan Ketua Panitia Seminar Suharyanto di Redaksi kedaulatan Rakyat, Selasa (4/12). Didampingi Wakil Kepala Perpustakaan Widyastuti Kartini dan Sekretaris Panitia Sri Astuti, Haryanto menjelaskan, semua informasi yang sebelumnya hanya tersimpan diruangan, dengan sistem RFID akan disimpan dalam server. “Mengubah proses yang sebelumnya dilakukan sekitar 15 menit menjadi kuarang dari 1 menit,” kata Haryanto menerangkan keunggulan sistem RFID. “Semua peminjam buku juga tidak perlu bersentuhan langsung dengan orang, namun cukup lewat server,” ungkapnya.
Harapannya, sistem yang dipakai perpustakaan UIN ini nantinya bisa menjangkau diseluruh indonesia. Yogya yang telah menjadi trendsetter pustakawan memang sudah seharusnya tersentuh teknologi dan menjadi model perpustakaan masa sekarang.
Widyastuti Kartini mengatakan, pemateri seminar antara lain Dr. Ir. Ashwin Sasongko M.Sc. (Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementrian Kominfo), Putu Laxman Pendit, MA. Ph.D. (Dosen RMIT University Melbourne dan konsultan bidang informasi), Prof. Dr. Zainal A Hasibuan (Wakil Ketua Dewan TIK Nasional dan Guru Besar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia), Agung Fatmanto, M.TI. Ph.D. (Kepala Pusat Komputer dan Sistem Informasi, Dosen Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga) dan Mr Arun (Software dari STLogitrack Singapura).
( humas ) 
 
http://www.uin-suka.ac.id/berita/dberita/673